Jangan Salah! Inilah Niat Mandi Puasa Ramadhan yang Benar

Ethan EllisBerita1 week ago27 Views

niat mandi puasa ramadhan

Mandi junub sebelum menjalankan ibadah puasa Ramadhan adalah kewajiban bagi setiap Muslim yang dalam keadaan hadas besar. Penting untuk mengetahui niat mandi puasa Ramadhan yang benar agar ibadah yang dijalankan sah dan diterima oleh Allah Ta’ala.

Dalam Islam, kebersihan merupakan bagian dari keimanan, sehingga tata cara bersuci, termasuk mandi wajib, harus dilakukan sesuai dengan tuntunan syariat. Rasulullah ﷺ telah memberikan contoh mengenai tata cara mandi junub yang benar, termasuk pentingnya membaca niat sebelum melakukannya.

Namun, masih banyak orang masih bingung mengenai bacaan niat mandi wajib di bulan puasa dan bagaimana cara melakukannya sesuai sunnah. Oleh karena itu, artikel ini akan membahas secara lengkap niat, tata cara, serta doa setelah mandi junub agar ibadah semakin sempurna. Yuk, simak!

Wajib Tahu! Begini Niat Mandi Puasa Ramadhan Sesuai Sunnah

Niat mandi junub sangat penting karena menjadi syarat sahnya ibadah, termasuk puasa Ramadhan yang memerlukan kesucian diri sebelum beribadah kepada Allah. Dalam Islam, niat merupakan inti dari setiap ibadah, termasuk mandi junub sebelum puasa agar tubuh bersih dan ibadah menjadi lebih sempurna.

نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ الْحَدَثِ الْأَكْبَرِ لِلَّهِ تَعَالَى

Nawaitul ghusla lifraf’il hadatsil akbari lillahi ta’ala.

Artinya: “Aku niat mandi untuk menghilangkan hadas besar karena Allah Ta’ala.”

Dalam mazhab Syafi’i, niat cukup dilakukan dalam hati saat memulai mandi junub agar ibadah yang dilakukan menjadi sah dan diterima. Imam Al-Ghazali dalam Ihya Ulumuddin menekankan bahwa menghadirkan niat saat bersuci sangat penting untuk kesempurnaan ibadah seseorang kepada Allah Ta’ala.

Baca Juga  Penting! Bacaan Niat Puasa Ramadhan & Waktu Membacanya

Dalam kitab Al-Majmu’ Syarh Al-Muhadzdzab, Imam Nawawi menjelaskan bahwa niat merupakan syarat utama dalam bersuci agar mandi junub menjadi sah secara syariat Islam. Imam Ibnu Qudamah dalam Al-Mughni juga menegaskan bahwa niat adalah pembeda antara kebiasaan biasa dengan ibadah yang bernilai pahala di sisi Allah.

Mandi junub tanpa niat hanya dianggap sebagai aktivitas biasa, sehingga perlu menghadirkan niat agar menjadi ibadah yang sah dalam Islam. Seseorang yang berniat niat mandi puasa ramadhan dengan benar akan mendapatkan pahala karena telah mengikuti tuntunan Rasulullah ﷺ dalam menjaga kesucian.

Dengan berniat mandi junub sebelum puasa, seseorang memastikan ibadahnya lebih diterima, karena telah mengikuti sunnah yang diajarkan oleh Rasulullah ﷺ. Niat mandi junub juga menunjukkan kesungguhan seseorang dalam menjalankan ibadah dan menjaga kebersihan sebelum menjalankan kewajiban puasa Ramadhan.

Kesadaran untuk berniat mandi junub sebelum puasa mencerminkan ketaatan seorang Muslim terhadap ajaran Islam dan sunnah yang diajarkan oleh Rasulullah ﷺ. Dengan memahami pentingnya niat dalam mandi junub, seseorang dapat menjalankan ibadah dengan lebih baik dan mendapatkan keberkahan dari Allah Ta’ala.

100% Sah! Begini Tata Cara Mandi Junub Sesuai Syariat Islam

Agar mandi junub menjadi sah dan sempurna, Rasulullah ﷺ telah memberikan tuntunan yang jelas dalam sebuah hadis dari Aisyah r.a.:

كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا اغْتَسَلَ مِنَ الْجَنَابَةِ بَدَأَ فَغَسَلَ يَدَيْهِ، ثُمَّ يَتَوَضَّأُ كَمَا يَتَوَضَّأُ لِلصَّلَاةِ، ثُمَّ يُدْخِلُ أَصَابِعَهُ فِي الْمَاءِ فَيُخَلِّلُ بِهَا أُصُولَ شَعْرِهِ، ثُمَّ يَصُبُّ عَلَى رَأْسِهِ ثَلَاثَ غُرَفٍ بِيَدَيْهِ، ثُمَّ يُفِيضُ الْمَاءَ عَلَى جِلْدِهِ كُلِّهِ

Artinya: “Rasulullah ﷺ apabila mandi junub, beliau memulai dengan mencuci kedua tangannya, kemudian berwudhu sebagaimana wudhu untuk shalat, lalu memasukkan jari-jarinya ke dalam air dan menyela pangkal rambutnya, kemudian beliau menuangkan air ke atas kepalanya tiga kali, lalu mengguyurkan air ke seluruh tubuhnya.” (HR. Bukhari No. 248, Muslim No. 316)

Baca Juga  Jangan Lewatkan! 9 Film Bioskop Terbaru Tayang Februari Ini

Berdasarkan hadis ini, berikut tata cara mandi junub yang benar sesuai sunnah Rasulullah ﷺ:

Niat Dalam Hati Sebelum Memulai Mandi Junub di Bulan Puasa

Sebelum memulai mandi junub, seseorang wajib menghadirkan niat dalam hati untuk menghilangkan hadas besar. Niat mandi puasa ramadhan dilakukan sebelum air menyentuh tubuh, sebagaimana kaidah fiqih dalam mazhab Syafi’i yang menyebutkan bahwa niat harus mendahului perbuatan. 

Mencuci Kedua Tangan Sebanyak Tiga Kali

Setelah berniat mandi junub, cucilah kedua tangan sebanyak tiga kali agar bersih. Hal ini penting untuk menghilangkan kotoran atau najis sebelum menyentuh tubuh lainnya. Rasulullah ﷺ selalu memulai bersuci dengan mencuci tangan sesuai hadis Aisyah r.a.

Membersihkan Kemaluan

Setelah mencuci tangan, bersihkan kemaluan dan sekitarnya dari najis menggunakan tangan kiri agar tubuh benar-benar bersih sebelum mandi junub. Dalam hadis Maimunah r.a., Rasulullah ﷺ membersihkan kemaluannya dengan tangan kiri sebelum melanjutkan mandi untuk menyucikan seluruh tubuh.

Berwudhu Seperti Wudhu Sebelum Shalat

Setelah membersihkan kemaluan, lakukan wudhu seperti sebelum shalat dengan membasuh wajah, tangan hingga siku, mengusap kepala, serta membasuh telinga. Rasulullah ﷺ terkadang menunda membasuh kaki hingga akhir mandi agar air tidak mengalir ke tempat kotor.

Menyiram Kepala Sebanyak Tiga Kali

Setelah berwudhu, Rasulullah ﷺ membasahi kepala dengan mengguyurkan air tiga kali agar meresap sempurna. Beliau menyela pangkal rambut menggunakan jari-jari supaya air mencapai kulit kepala, hal ini penting terutama bagi orang berambut tebal agar tidak ada bagian yang kering.

Mengguyur Seluruh Tubuh dengan Air

Setelah menyiram kepala, guyurkan air ke seluruh tubuh secara merata, dimulai dari sisi kanan terlebih dahulu sebelum melanjutkan ke sisi kiri. Rasulullah ﷺ selalu mendahulukan bagian kanan ketika bersuci, sebagaimana disebutkan dalam hadis yang diriwayatkan oleh Aisyah r.a.

Baca Juga  Arti Mewing Itu Apa? Asal-Usul, Manfaat & Cara Melakukannya!

Memastikan Tidak Ada Bagian Tubuh yang Tertinggal

Setelah mengguyur tubuh, pastikan tidak ada bagian kering dengan memperhatikan sela jari, lipatan lutut, ketiak, belakang telinga, serta bagian tersembunyi. Rasulullah ﷺ selalu memastikan seluruh tubuhnya benar-benar bersih dari hadas besar sebelum melaksanakan ibadah kepada Allah Ta’ala.

Agar Mandi Junub Sempurna, Jangan Lupa Doa dengan Cara Ini!

Selain niat mandi puasa ramadhan dan melakukan tata cara mandi junub dengan benar, membaca doa setelah mandi junub juga dianjurkan. Berikut ini adalah bacaan doa setelah mandi junub yang benar sesuai syariat Islam!

أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ اللَّهُمَّ اجْعَلْنِى مِنَ التَّوَّابِينَ وَاجْعَلْنِى مِنَ الْمُتَطَهِّرِينَ

Asyhadu an laa ilaha illallahu wahdahu laa syarika lahu, wa asyhadu anna Muhammadan abduhu wa Rasuluhu, allahumma-jalni minattawwabina, waj-alni minal-mutathahirrina.

Artinya: “Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah Yang Esa, tiada sekutu bagi-Nya, dan aku bersaksi bahwa Muhammad itu hamba-Nya dan utusan-Nya. Ya Allah, jadikanlah aku termasuk orang-orang yang bertobat dan jadikanlah aku pula termasuk orang-orang yang selalu menyucikan diri.”

Doa ini dapat dibaca setelah wudu atau saat meninggalkan kamar mandi sebagai bentuk kesempurnaan dalam bersuci. Rasulullah ﷺ menekankan pentingnya menjaga kebersihan, baik secara lahir maupun batin, terutama sebelum melaksanakan ibadah seperti puasa di bulan Ramadhan.

Selain membaca doa, penting juga untuk memastikan bahwa mandi junub dilakukan dengan benar, yakni dengan mengguyurkan air ke seluruh tubuh tanpa ada bagian yang terlewat. Hal ini sesuai dengan tuntunan fiqih Islam yang menekankan bahwa mandi wajib harus meratakan air ke seluruh tubuh agar ibadah menjadi sah.

Itulah tadi penjelasan lengkap tentang niat mandi puasa Ramadhan yang dilengkapi dengan tata cara serta doa setelah selesai melakukannya dengan benar. Semoga penjelasan ini membantu memahami pentingnya mandi junub agar ibadah puasa Ramadhan dapat dijalankan dengan suci dan penuh keberkahan.

0 Votes: 0 Upvotes, 0 Downvotes (0 Points)

Leave a reply

Loading Next Post...
Follow
Sidebar Search
Loading

Signing-in 3 seconds...

Signing-up 3 seconds...